Metode Transportasi Cairan dalam Perdagangan Internasional
Terdapat beberapa metode untuk mengangkut cairan lintas negara. Selain menggunakan flexitank containers, metode lain yang umum digunakan meliputi:
- Drum atau barel, yang terbuat dari baja, plastik, atau karton tebal, dengan kapasitas sekitar 55 galon cairan.
- Intermediate Bulk Containers (IBC), yang mampu mengangkut hingga 1.000 liter cairan.
- ISO tanks, yang dirancang untuk mengangkut cairan dalam jumlah besar.
Masing-masing metode memiliki keunggulannya sendiri, namun flexitank containers menawarkan berbagai keuntungan dibandingkan alternatif lainnya.
Apa Itu Flexitank Containers?
Flexitank, yang juga dikenal sebagai flexibag, sering kali disalahartikan sebagai tangki konvensional. Padahal, flexitank merupakan kantong fleksibel yang dirancang agar dapat dimasukkan ke dalam kontainer berukuran 20 kaki.
Pemasangan flexitank dalam kontainer ISO 20 kaki memerlukan persiapan khusus. Oleh karena itu, dalam industri ini, peralatan dan perlengkapan yang diperlukan untuk pemasangan biasanya dijual dalam satu paket bersama flexitank.
Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai flexitank, termasuk keunggulannya serta bagaimana Anda dapat memanfaatkannya sebagai solusi logistik.
Bahan Pembuatan Flexitank Containers
Flexitank umumnya terbuat dari plastik LDPE (Low-Density Polyethylene) atau HDPE (High-Density Polyethylene), serta Polyethylene (PE). Selain itu, ada juga flexitank yang menggunakan plastik Polypropylene (PP).
Bahan-bahan tersebut dipilih karena memiliki karakteristik sebagai berikut:
- Fleksibel namun tetap kokoh
- Tahan terhadap sinar UV
- Tahan terhadap bahan kimia
- Tahan terhadap benturan
- Tahan terhadap perubahan suhu
Flexitank berbahan PP umumnya lebih mahal dibandingkan yang berbahan PE karena proses produksinya lebih kompleks dan memiliki daya tahan lebih tinggi terhadap kelelahan material.
Saat ini, flexitank modern dibuat dengan minimal dua lapisan yang mengombinasikan bahan PE dan PP untuk menggabungkan keunggulan kedua jenis plastik tersebut.
Desain Flexitank Containers
Sebagaimana telah disebutkan, fungsi utama flexitank adalah untuk menyimpan cairan di dalam kontainer. Oleh karena itu, desainnya harus sesuai dengan dimensi kontainer 20 kaki.
Saat flexitank diisi dengan udara, bentuknya menyerupai bantal besar. Hal ini disebabkan oleh upaya produsen untuk menciptakan flexitank yang pas dengan kontainer berbentuk persegi panjang, tetapi tetap memiliki jumlah sambungan yang minimal untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahannya.
Katup pada Flexitank Containers
Flexitank dilengkapi dengan dua atau lebih katup yang tersedia dalam tiga varian pemasangan:
- Top Loading/Bottom Discharging (TL/BD)
- Bottom Loading/Bottom Discharging (BL/BD)
- Top Loading/Top Discharging (TL/TD)
Pemilihan jenis katup tergantung pada viskositas, densitas, dan suhu cairan yang akan diangkut, karena sifat fisik cairan akan mempengaruhi cara cairan berinteraksi dengan gaya eksternal selama proses pengangkutan.
Selain itu, penting untuk diketahui bahwa katup pada flexitank dirancang untuk aliran satu arah. Oleh karena itu, flexitank dilengkapi dengan minimal dua katup: satu untuk mengalirkan cairan masuk, dan satu untuk mengalirkan cairan keluar.
Katup flexitank dapat terbuat dari plastik dengan sambungan panas (heat-sealed fittings) atau baja tahan karat dengan sambungan baut (stainless steel bolted fittings). Pemilihan material katup bergantung pada karakteristik cairan yang diangkut, seperti suhu, viskositas, dan densitasnya.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Flexitank Containers
Berapa Biaya Flexitank?
Flexitank merupakan solusi yang hemat biaya. Harga flexitank bervariasi tergantung pada jenis yang dibeli, dengan kisaran:
- 100–500 USD per set
- Flexitank standar untuk kontainer 20 kaki, dengan katup plastik yang diuji panas, berkisar antara 150–200 USD per set
Sebagian besar flexitank diproduksi di Tiongkok dan umumnya dijual dengan perlengkapan tambahan, seperti:
- Papan pembatas pintu (Door Baffle/Bulkhead)
- Kertas bergelombang (Corrugated Papers)
- Batang baja (Steel Bars)
- Pita perekat (Adhesive Tapes)
- Label peringatan (Caution Tags)
Bagaimana Cara Memasang Flexitank?
-
Persiapan Kontainer
- Pilih kontainer yang memenuhi standar food-grade dan seaworthy (layak laut), tanpa karat, noda minyak, atau lubang.
-
Pembersihan Kontainer
- Pastikan pintu kontainer dapat tertutup dengan sempurna dan bersihkan dari paku, pecahan kaca, atau benda tajam lainnya.
-
Pelapisan Dinding Kontainer
- Tempelkan kertas bergelombang di seluruh dinding dan lantai kontainer.
-
Penempatan Flexitank
- Letakkan flexitank yang masih terlipat di tengah kontainer.
- Buka dan pasang flexitank dengan memperhatikan:
- Selang pengisian berada di sisi kanan pintu kontainer.
- Ruang yang cukup untuk pemasangan bulkhead dan katup.
- Flexitank harus terpasang dengan baik pada pengait di dalam kontainer.
-
Pemasangan Bulkhead
- Pastikan masih ada cukup ruang untuk menutup pintu kontainer setelah bulkhead dipasang.
-
Pemasangan Katup
-
Pemeriksaan Akhir
- Tutup pintu kiri kontainer untuk memastikan dapat tertutup rapat setelah pemasangan bulkhead.
-
Pemasangan Label Peringatan
- Tempelkan label peringatan pada sudut kanan atas pintu kontainer.
Berapa Kapasitas Flexitank?
Flexitank dalam kontainer 20 kaki dapat menampung hingga 24 metrik ton (MT) kargo cairan.
Jenis Cairan yang Dapat Diangkut dengan Flexitank
Flexitank tidak dapat digunakan untuk cairan berbahaya. Namun, dapat digunakan untuk berbagai jenis cairan non-berbahaya, seperti:
Makanan & Minuman | Minyak Industri | Bahan Kimia Non-Berbahaya |
---|---|---|
Anggur | Pelumas | Resin |
Minyak goreng | Aditif minyak | Plasticizer |
Jus buah | Minyak putih | Deterjen |
Aditif makanan | Minyak tung | Disinfektan |
Minyak sawit | Asam lemak | Pupuk |
Saus & Sirup | Minyak mesin/hidrolik | Lateks |
Flexitank containers menawarkan solusi efisien dan ekonomis untuk pengangkutan cairan dalam jumlah besar, dengan keunggulan fleksibilitas dan kemudahan pemasangan dibandingkan metode transportasi lainnya.
© 2025 Indonesian Export Channel