Incoterms EXW vs FOB: Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Eksportir?

  • Ronnie Aban
  • 13 Maret 2025
2 Menit 43 Detik
Incoterms EXW vs FOB: Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Eksportir?

Dalam perdagangan internasional, pemilihan Incoterm yang sesuai memainkan peran krusial dalam menentukan tanggung jawab, risiko, serta biaya antara eksportir dan importir. Dua Incoterm yang sering digunakan adalah EXW (Ex Works) dan FOB (Free On Board). Artikel ini akan membahas perbedaan antara keduanya serta mengevaluasi mana yang lebih menguntungkan bagi eksportir.

1. Pengertian EXW dan FOB

EXW (Ex Works)

  • Definisi: EXW berarti bahwa penjual (eksportir) menyediakan barang di lokasinya sendiri, dan pembeli (importir) menanggung seluruh biaya serta risiko pengiriman mulai dari titik tersebut.
  • Tanggung Jawab Eksportir: Terbatas pada penyediaan barang di gudang atau fasilitas produksi.
  • Tanggung Jawab Importir: Mengelola transportasi, asuransi, proses kepabeanan, dan semua biaya yang terkait.

FOB (Free On Board)

  • Definisi: FOB menyatakan bahwa penjual bertanggung jawab mengantarkan barang hingga ke pelabuhan dan memuatnya ke atas kapal. Risiko dan biaya beralih kepada pembeli setelah barang berada di kapal.
  • Tanggung Jawab Eksportir: Menangani transportasi ke pelabuhan, biaya bongkar muat, serta memastikan barang dimuat ke kapal.
  • Tanggung Jawab Importir: Menanggung biaya dan risiko setelah barang dimuat di kapal.

2. Perbandingan Tanggung Jawab dan Risiko

Aspek EXW FOB
Tanggung Jawab Minimal (hanya di lokasi) Hingga barang di atas kapal
Risiko Rendah bagi eksportir Sedang bagi eksportir
Biaya Rendah bagi eksportir Lebih tinggi bagi eksportir

3. Keuntungan dan Kerugian

EXW

  • Keuntungan:
    • Biaya operasional yang lebih rendah.
    • Risiko yang minimal karena tanggung jawab terbatas.
  • Kerugian:
    • Kurangnya kendali atas proses pengiriman.
    • Importir mungkin meminta potongan harga karena menanggung beban biaya yang lebih besar.

FOB

  • Keuntungan:
    • Kendali yang lebih besar terhadap proses pengiriman.
    • Hubungan yang lebih baik dengan importir karena mempermudah logistik.
  • Kerugian:
    • Biaya yang lebih tinggi akibat tanggung jawab hingga pelabuhan.
    • Risiko kerusakan atau kehilangan barang selama transportasi ke pelabuhan.

4. Contoh Kasus

Kasus EXW

Sebuah perusahaan tekstil di Indonesia menjual kain kepada pembeli di Amerika Serikat dengan ketentuan EXW. Perusahaan tersebut hanya perlu menyiapkan kain di gudangnya, sementara pembeli mengatur pengiriman, asuransi, dan kepabeanan. Perusahaan tekstil dapat menghemat biaya logistik, tetapi tidak memiliki kendali atas proses pengiriman.

Kasus FOB

Perusahaan yang sama menjual kain dengan ketentuan FOB. Mereka bertanggung jawab mengirimkan kain ke pelabuhan dan memuatnya ke kapal. Meskipun biayanya lebih tinggi, perusahaan dapat memastikan barang sampai di pelabuhan dengan aman dan memperkuat kepercayaan pembeli.

5. Faktor yang Perlu Dipertimbangkan

  • Kendali atas Pengiriman: Jika eksportir ingin memastikan barang sampai di pelabuhan dengan baik, FOB lebih disarankan.
  • Biaya Logistik: Jika eksportir ingin meminimalkan pengeluaran, EXW menjadi pilihan yang lebih hemat.
  • Hubungan dengan Pembeli: FOB dapat meningkatkan kepercayaan pembeli karena eksportir mengelola lebih banyak tahapan proses.
  • Kompleksitas Proses: EXW lebih sederhana, sedangkan FOB memerlukan koordinasi yang lebih intensif.

6. Kesimpulan dan Rekomendasi

Bagi eksportir, pemilihan antara EXW dan FOB bergantung pada prioritas mereka:

  • EXW cocok untuk eksportir yang ingin meminimalkan biaya dan tanggung jawab, serta berurusan dengan pembeli yang memiliki kemampuan logistik yang baik.
  • FOB lebih sesuai untuk eksportir yang ingin mempertahankan kendali atas pengiriman dan membangun hubungan jangka panjang dengan pembeli.

Rekomendasi: Jika eksportir memiliki sumber daya yang memadai dan ingin meningkatkan kepercayaan pembeli, FOB adalah pilihan yang lebih optimal. Namun, jika penghematan biaya menjadi prioritas utama, EXW dapat menjadi solusi yang efektif.


Dengan memahami perbedaan dan implikasi dari EXW dan FOB, eksportir dapat mengambil keputusan yang lebih strategis demi keberhasilan bisnis mereka.